istilah lingkungan berasal dari kata ‘Environment” yang mempunyai makna The Physical, cemical and biotic condition surrounding an organism. Berdasarkan istilah tersebut, lingkungan secara umum dapat diartikan sebagai segala sesuatu di luar individu. Segala sesuatu di luar individu merupakan sistem yang kompleks, sehingga dapat memengaruhi satu sama lain.
Selain itu, komponen lingkungan itu dapat saling memengaruhi dengan kuat. Ada saatnya kualitas lingkungan berubah menjadi baik dan tidak menutup kemungkinan untuk berubah menjadi buruk. Perubahan itu dapat disebabkan oleh makhluk hidup dalam satu lingkungan tersebut. Lingkungan terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan abiotik.
1. Komponen biotik, terdiri atas makhluk hidup, seperti manusia, hewan,tumbuhan, dan jasad renik. 2. Komponen abiotik, terdiri atas benda-benda tidak hidup di antaranya air, tanah, udara, dan cahaya.
B. Hal-hal yang Ditemukan dalam Suatu Lingkungan
Di sekolah, kamu menghabiskan waktu dalam ruangan kelas untuk berinteraksi dengan teman dan guru. Setelah kegiatan sekolah selesai, mungkin kamu pergi ke lapangan olahraga, ke toko buku, atau berjalan menuju tempat bermain. Setiap hari, kamu menuju ke tempat yang berbeda di sekitarmu.
Dalam suatu habitat, terdapat berbagai jenis makhluk hidup dan makhluk tak hidup.
Dalam suatu habitat, terdapat berbagai jenis makhluk hidup dan makhluk tak hidup .Tempat yang kamu kunjungi merupakan suatu habitat bagi suatu makhluk hidup. Pada tempat tersebut akan terjadi interaksi antara makhluk hidup dan makhluk tak hidup.
C. Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
Setiap organisme tersebut tidak dapat hidup sendiri dan selalu bergantung pada organisme yang lain dan lingkungannya. Saling ketergantungan ini akan membentuk suatu pola interaksi.
Terjadi interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik, dan terjadi interaksi antarsesama komponen biotik.
1. Interaksi Antara Makhluk Hidup dengan Makhluk Hidup yang Lain. Interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup yang lain dapat terjadi melalui rangkaian peristiwa makan dan dimakan. Seperti rantai makanan, jaringjaring makanan, dan piramida makanan. Selain itu, melalui bentuk hidup bersama, yaitu simbiosis.
2. Macam-macam Simbiosis Simbiosis merupakan bentuk hidup bersama antara dua individu yang berbeda jenis. Ada tiga (3) macam simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme. simbiosis mutualisme merupakansuatu hubungan dua jenis individu yang saling memberikan keuntungan satu sama lain.
simbiosis komensalisme adalah hubungan interaksi dua jenis individu yang memberikan keuntungan kepada salah satu pihak, tetapi pihak lain tidak mendapatkan kerugian.
simbiosis parasitisme merupakan hubungan dua jenis individu yang memberikan keuntungan kepada salah satu pihak dan kerugian pada pihak yang lain
SUMBER https://theblaemblaem.com/rangkuman-ipa-interaksi-makhluk-hidup-dengan-lingkungan/
Sistem organ adalah gabungan dari beberapa organ yang saling bekerjasama satu sama lain.
Tanpa
adanya kerjasama antarorgan ini, tentu organ-organ di tubuh kita tidak
akan terhubung dengan baik. Misalnya, jantung yang seharusnya memompa
darah, tidak akan berhasil menyalurkan darah tersebut ke seluruh tubuh
apabila tidak bekerja sama dengan organ pembuluh darah.
Salah
satu contoh sistem organ yang terdapat pada manusia yaitu sistem
pernapasan. Sistem pernapasan dibentuk atas kerjasama organ hidung,
tenggorokan, laring, faring, trakea, dan paru-paru. Kalau kamu
mengetahui organ-organ pencernaan seperti mulut, kerongkongan, usus, dan
anus. Nah, mereka ini membentuk sistem organ yang bernama sistem
pencernaan. Kebayang dong, kalau ada salah satu di antara organ ini yang
rusak? Pasti sistem pencernaan tubuh kita tidak berjalan lancar.
Adapun
sistem organ yang lain adalah sistem saraf, sistem ekskresi, sistem
peredaran darah, sistem reproduksi, sistem hormon, sistem rangka, sistem
otot.
sama seperti organ, sistem organ ini tidak hanya dimiliki oleh manusia saja, Seluruh makhluk hidup tingkat tinggi yang mempunyai organ-organ di tubuhnya kemungkinan besar memiliki sistem organ.
apa saja organ-organ penting yang ada di tumbuhan? Ya, Ada daun, batang, dan akar.
Sama
halnya dengan manusia, organ-organ di tumbuhan ini juga saling bekerja
sama satu sama lain. Karena dalam fotosintesis membutuhkan daun sebagai
“wadah”, serta batang yang digunakan sebagai “lorong” tempat menyalurkan
hasil-hasil fotosintesis. Itu artinya, proses ini terjadi karena adanya
sistem organ. Bahkan, pada tumbuhan, ada sisttem pengangkutan, sistem
pelindung, sistem penyokong dan berbagai sistem lain.
Dalam
tingkatan organisasi kehidupan, sistem-sistem organ ini pada akhirnya
akan membentuk organisme. Berdasarkan biologi dan ekologi, organisme
adalah tingkat organisasi kehidupan yang terakhir berupa kumpulan
molekul-molekul yang saling memengaruhi sehingga berfungsi secara stabil
dan memiliki sifat hidup. Apa itu contoh organisme: Ya kita, dong. Manusia. Makhluk-makluk hidup lain juga merupakan organisme.
Kalau kamu bingung, ini adalah 6 ciri umum dari organisme:
Hewan dan tumbuhan memiliki organ-organ penyusun untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Sumber: Unsplash.com
Organ merupakan bagian yang dimiliki oleh makhluk hidup yang dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Dalam organ tubuh makhluk hidup, terdapat jaringan-jaringan yang terdiri dari ribuan sel penyusun.
Hewan dan tumbuhan yang merupakan makhluk hidup tentunya memiliki organ di dalam tubuhnya. Lantas, apa saja organ-organ penyusun yang dimiliki oleh tumbuhan dan hewan?
Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.
Organ-Organ pada Hewan
Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket B Tingkatan III yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, organ merupakan kumpulan beberapa macam jaringan yang bekerja sama untuk melakukan tugas tertentu.
Secara umum, organ hewan dibagi menjadi dua kelompok, yakni:
1. Organ Dalam
Organ dalam adalah organ yang terletak pada bagian dalam tubuh dan ditutupi oleh otot-otot. Berikut beberapa organ yang tergolong menjadi organ dalam:
Hati merupakan organ untuk menawar racun yang terbentuk dalam tubuh.
Otak untuk mengatur dan mengkoordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
Ginjal adalah organ eksersi yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin.
Lambung merupakan organ yang berfungsi sebagai salah satu alat pencernaan.
Jantung adalah organ yang memiliki fungsi untuk memompa darah supaya beredar ke seluruh tubuh.
Paru-paru berfungsi sebagai alat pernafasan. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot dan jaringan saraf.
Pankreas adalah merupakan bagian integral dari sistem pencernaan dan fungsi kepala pankreas adalah untuk mengeluarkan cairan pankreas dan insulin.
Contoh organ luar yang dimiliki hewan, adalah hidung, telinga, mata, dan mulut. Sumber: Unsplash.com
2. Organ Luar
Organ luar adalah organ yang dapat terlihat dan terletak di luar tubuh hewan. Berikut beberapa contoh organ luar, yakni:
Hidung untuk menghirup udara pernapasan, menyaring udara, menghangatkan udara pernapasan, juga berperan dalam resonansi suara.
Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan tubuh.
Mulut memiliki fungsi untuk membantu hewan dalam melakukan aktivitas, berupa makan dan berbicara.
Mata berfungsi untuk melihat.
Organ-Organ pada Tumbuhan
Di dalam tumbuhan, ada banyak organ yang tersusun untuk menopang aktivitas kehidupan tumbuhan. Berikut beberapa organ tumbuhan beserta fungsinya:
1. Akar
Akar adalah organ tumbuhan yang berfungsi sebagai berikut:
Pelekat tumbuhan pada media dan penopang tegaknya tubuh tumbuhan.
Untuk menyerap air dan unsur hara.
Alat pernapasan.
Tempat menyimpan cadangan makanan.
Alat perkembangbiakan vegetatif.
2. Batang
Batang adalah salah satu organ tumbuhan yang memiliki fungsi:
Memperluas tajuk tumbuhan dalam efisiensi menangkap cahaya matahari.
Alat transportasi zat makanan dari akar ke daun dan hasil asimilasi dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
Alat perkembangbiakan vegetatif.
Menegakkan tubuh tumbuhan.
Menyimpan cadangan makanan.
Daun merupakan organ yang dimiliki tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. Sumber: Unsplash.com
3. Daun
Daun memiliki sejumlah fungsi bagi tumbuhan, di antaranya:
Tempat fotosintesis.
Tempat menyimpan bahan makanan.
Alat perkembangbiakan vegetatif (pada tumbuhan tertentu).
Alat penguapan atau evaporasi.
Tempat terjadinya transpirasi dan gutasi.
Penyimpanan cadangan makanan.
Transpirasi dan pertukaran gas.
4. Bunga
Bunga merupakan organ tumbuhan sebagai alat pembentuk sel kelamin atau alat reproduksi atau perkembangbiakan.
5. Buah dan Biji
Buah dan biji merupkan bagian dri tumbuhan yng menjadi hasil dri perkembangbiakan yang dilakukan oleh tumbuhan. SUMBER: https://kumparan.com/kabar-harian/organ-organ-pada-hewan-dan-tumbuhan-beserta-fungsinya-1weRc3y4rMd/full
Jaringan adalah kumpulan dari beberapa sel yang sama, sel – sel ini
akan saling bekerja (bekerja sama) untuk tujuan tertentu. Pada setiap
jaringan memiliki peran dan tugasnya masing – masing.
Jaringan Tumbuhan
Jaringan tumbuhan yaitu sel – sel atau
beberapa sel yang memiliki tujuan yang sama untuk membentuk sebuah
energy pada tumbuhan. Jaringan ini berbeda halnya dengan jaringan pada
hewan, jaringan tumbuhan terdiri dari sel meristem, suatu analog dari
beberapa sel – sel punca (stem cells) hewan.
Struktur Jaringan Tumbuhan
Ada dua jenis jaringan yang menyusun pada Tumbuhan, yang pertama yaitu jaringan meristem dan yang kedua yaitu jaringan dewasa.
Jaringan meristem
Pada jaringan ini terdapat jaringan –
jaringan yang aktif membelah, jaringan ini bisa di temui di ujung akar
yang disebut dengan meristem apical. Sel ini memiliki sel – sel
penyusunnya yaitu berdinding tipis, vakuola relative kecil, dan penuh
dengan protoplasma.
Jaringa meristem juga di bedakan menjadi
3 bagian, yaitu merstim primer, meristem sekunder, dan promeristem. Sel
meristem mempunyai sitoplasma berukuran besar dan dinding sel yang
tipis. Pertumbuha pada jaringan meristem akan menghasillkan ranting –
ranting, pembentukan bungan, dan perpanjangan akar.
Penjelasan bagian – bagian dari jaringan meristem :
Meristem primer
Meristem primer yaitu kumpulansel – sel
yang berkembang langsung dari sel embrionik. Sel ini letaknya di ujung
tumbuhan, contoh terletak pada ujung akar, ujung batang dan juga di
ujung daun. Jaringan primer ini sangat berpengaruh pada pertumbhuhan
tanaman itu sendiri.
Meristem sekunder
Meristem sekunder yaitu jaringan dewasa
yang sudah mengalami proses diferensasi. Dengan demikian jaringan
meristem sekunder ini di sebut dengan meristem lateral karena terletak
di sampingorgan tumbuhan. Pada jaringa meristem sekunder ini mengalami
pertumbuhan kesamping dan membesar, beda halnya dengan meristem primer
yang mengalami pertumbuhan ke atas dan ke bawah.
Promeristem
Promeristem merupakan jaringan meristem ayng sudah ada ketika tumbuhan masih dalam tingkat embrio.
Sifat – sifat pada jaringan meristem
Bentuk sel – sel yang bulat, lonjong, atau polygonal dengan dinding sel yang tipis.
Terdiri atas sel – se muda dalam fase pertumbuhan serta pembelahan.
Kemungkinan tidak di temukan adanya atau terdapatnya ruang atar sel di antara sel – sel selmeristem.
Vakuola sel sangat kecil dan bisa jadi tidak ada.
Tiap – tiap sel kaya akan sitoplasma dan mengadung satu atau bisa lebih dari satu inti sel.
Jaringan Dewasa
Jaringan ini merupakan jaringan yang
sudah tidak aktif, pada jaringan ini juga mengalami deferensi. Jaringan
ini terbentuk dari proses deferensiasi sel – sel meristem, baik meristem
sekunder maupun meristem primer.
Jaringan dewasa juga dapat di pecah
menjadi beberapa macam, yaitu jaringan epidermis, jaringan parenkim,
jaringan penyongkong (jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim)serta
jaringan pengangkut yang terdiri atas (xylem dan floem).
Jaringan parenkim (jaringan dasar)
Jaringan dasar yang telah di miliki oleh setiap tumbuhan, yang terdapat di akar,batang , daun, dan xilem floem.
Jaringan kolenkim (jaringan penguat)
Jaringan dari setiap dinding sel-sel dan pada selulosanya akan menebal. Dan tidak memiliki dinding sel primer yang berlignin.
Jaringan sklerenkim
Jaringa ini berfungsi untuk menompang
jaringan – jaringan tua, dari bentuknya jaringan ini dibagi menjadi 2
yaitu fiber dan sklereid.
Jaringan xilem
n xilem adalah jaringan yang dapat
mengatur air dan mineral dari tanah menuju ke daun yang akan di olah
untuk dijadikan makanan melalui fotosintesis.
Jaringan floem
Floem adalah jaringan pengangkut hasil fotosintesis yang berupa karbohidrat dan di transfer ke seluruh tumbuh-tumbuhan.
Struktur Jaringan Hewan
Ada empat (4) fungsi dan jenis jaringan dasar pada hewan.
Jaringan epiteltium
Jaringan yang menutupi dan membatasi permukaan batang tubuh yang berupa organ, rongga serta saluran yang ada pada tubuh
Jaringan ikat
Jaringan ikat yaitu jaringan yang
berdasarkan bentuk, letak, dan strukturnya. Fungsinya adalah
menghubungkan antar jaringan dan penunjang tubuh yang berperan dalam
tubuh.
Jaringan otot
Jaringan otot hewan sama dengan jaringan
otot yang ada pada manusia, yang berupa sel dan serat yang tersusun dan
bertugas untuk menggerakkan organ tubuh
Terdapat 3 bagian dari jaringan otot, yaitu :
Otot lurik (rangka otot)
Otot polos
Otot jantung
Jaringan saraf
Jaringan saraf merupakan jaringan yang
membentuk system pada saraf. Hewan pada dasarnya juga memiliki saraf
keinginan untuk melakukan sesuatu yang sama dengan manusia.
Sel adalah unit terkecil yang ada dalam jaringan makhluk hidup. Meskipun kecil, sel dapat menyusun tubuh makhluk hidup, sehingga dapat menciptakan pengorganisasian yang sistematis.
ADVERTISEMENT
Sel sebagai unit struktural dan fungsional kehidupan. Artinya, sebagai unit struktural setiap makhluk hidup tersusun dari sel-sel. Sementara sebagai fungsional berarti semua fungsi-fungsi kehidupan berlangsung di dalam sel.
Bentuk Utama Sel
Setiap sel memiliki ciri utama tertentu dan menggunakan DNA sebagai informasi genetiknya. Sel dapat dibagi menjadi dua bentuk utama. Mengutip dari Modul Ajar Biologi Sel dan Peranannya dalam Kehidupan oleh Rahmadina, berikut adalah dua bentuk utama sel.
Perbesar
Sel memiliki dua bentuk utama, yaitu sel prokariotik dan sel eukariot. Foto: Pixabay
1. Sel Prokariotik
Sel prokariotik, merupakan bentuk kehidupan yang terkecil dan memiliki metabolisme paling bervariasi. Istilah prokariotik sendiri memiliki arti “sebelum nukleus” yaitu suatu organisme bersel satu tanpa adanya nukleus.
Hal ini membuktikan bahwa sel prokariotik ini terlebih dahulu ada dibandingkan sel eukariotik. Sel prokariotik memiliki tiga komponen dasar, di antaranya adalah plasmalemma, ribosom, dan nukleoid.
Beberapa sel prokariotik tidak memiliki kapsul yang menyelubungi dinding sel, kecuali prokariot yang dapat berfotosintesis. Sel prokariot juga dapat mengabsorbsi bahan organik untuk pertumbuhannya.
2. Sel Eukariot
Sel eukariot adalah sel yang memiliki inti atau nukleus (karion) yang dikelilingi oleh membran, sehingga sel eukariotik memiliki dua membran yaitu membran sitoplasma dan membran inti (membran nukleus).
Sel eukariotik memulai kehidupannya dengan sebuah nukleus yang dikelilingi oleh berbagai macam organel yang memiliki struktur, serta fungsi tertentu dan terbungkus dalam sebuah membran. Karena itu, bentuknya kokoh dan tersusun dengan teratur.
Secara umum, sel eukariotik ini merupakan hasil evolusi secara fisik dan biologis yang terjadi berjuta tahun yang lalu, di mana sel ini terbentuk dari sekelompok organisme anaerobik dan organisme aerobik yang berhubungan secara simbiosis.
Kemudian sel tersebut dapat hidup bersama, dan hidup saling ketergantungan satu dengan yang lainnya sehingga terbentuklah sel eukariotik.
Bagian-Bagian Sel
Membran sel, yaitu membran yang berfungsi melindungi isi sel dan tempat keluar masuknya bahan yang ada di dalam sel
Dinding sel, merupakan dinding sel yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan, bersifat kaku dan kekakuan tersebut memberi bentuk pada sel.
Kloroplas, adalah organel yang hanya dapat ditemukan pada sel tumbuhan. Di dalam kloroplas terdapat klorofil
Sitoplasma, berbentuk gel yang kental dan terdapat dalam semua organel
Mitokondria, merupakan tempat pembangkit energi untuk keperluan sel. Sel yang aktif biasanya lebih banyak memiliki mitokondria
Membran inti, merupakan bagian yang melindungi inti, dan tempat lalu lintas bahan inti
Inti, yang berfungsi mengontrol semua kegiatan sel
Vakuola, adalah tempat untuk menyimpan makanan dan zat-zat kimia lainnya.